Fauna

Indonesia termasuk dalam salah satu negara dengan keanekaragaman fauna yang tinggi. Hal ini karena wilayah Indonesia yang luas dan berbentuk kepulauan tropis. Selain itu juga disebabkan oleh garis Wallace yang membagi Indonesia menjadi dua zona area yakni zona zoogeografi Asia (dipengaruhi oleh fauna Asia) dan zona zoogeografi Australasia (dipengaruhi oleh fauna Australia). Indonesia juga menjadi rumah bagi 165 jenis mamalia, 397 jenis burung, 150 reptil, dan 100 spesies ampibi yang keseluruhannya adalah hewan endemik. Beberapa hewan endemik khas Indonesia seperti Elang Flores, Beruk Mentawai, Burung Bidadari Halmahera, Cendrawasih Botak, Kura-kura Leher Ular Rote, Anoa Pegugungan dan Anoa Dataran Rendah, Komodo, Ikan Arwana Merah, Jalak Bali dan Kucing Merah Kalimantan.

Masyarakat dan Budaya

Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 252 juta orang terdiri dari ribuan suku bangsa yang melahirkan budaya serta ada-istiadat yang berbeda dan memiliki kekhasan. Semboyan tentang perbedaan ini dikenal dengan istilah “Bhinneka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tapi tetap satu. Perbedaan inilah yang menjadikan Indonesia begitu indah tercermin dari beragam bentuk rumah adat, pakaian daerah, senjata, dan upacara kebudayaannya. Beberapa bentuk kesenian dan kebudayaan Indonesia seperti tari saman, tari kecak, batik, angklung, wayang, dan reog ponorogo telah tersohor dan diakui dunia sebagai warisan budaya. Ini semua adalah aset yang perlu untuk selalu dijaga dan dilestarikan.

Indonesia juga punya ritual yang unik contohnya seperti seperti Ma'Nene di Sulawesi yakni ritual menggali, memandikan dan memakaikan baju kepada jenazah orang yang terkasih yang telah meninggal. Ritual ini berlangsung di bulan Agustus tiap tahunnya. Kemudian ada tradisi Tau-tau yang merupakan patung kayu yang dibuat menyerupai mayat orang yang meninggal. Biasanya tau-tau ini diletakkan di dekat lokasi pemakaman. Lalu adapula Debus dari Banten yang merupakan seni bela diri yang di dalam atraksinya melakukan hal menyeramkan seperti mengiris lidah dengan gergaji, makan api, mengunyah kaca untuk menunjukan iman dan keyakinan kepada Tuhan. Kemudian adapula tradisi Ikipalin dari Papua yaitu ungkapan rasa sedih yang mendalam akibat kepergian orang terdekat dengan cara memotong jari. Kemudian tradisi Pasola dari Sumba yang merupakan sejenis perang dan pertumpahan darah. Warga lokal di sana percaya bahwa semakin banyak darah yang tumpah akan berdampak baik bagi panen mereka. Tak hanya ini saja tapi banyak lagi tradisi lain yang jauh lebih menarik dan memanggil-manggil Anda untuk mengunjungi Indonesia.

Kebudayaan Indonesia juga dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Cina, India, dan Arab. Ini yang akhirnya membuat Indonesia memiliki akulturasi kebudayaan dan agama. Misalnya saja kebudayaan India yang masuk ke Indonesia sehingga menyebabkan tersebarnya agama Hindu dan Buddha pada zaman kerajaan. Kemudian kebudayaan Arab yang dibawa para pedagang Arab yang singgah dan menyebarkan agama Islam.

Masyarakat Indonesia terkenal dengan keramahtamahannya. Maka tak usah heran apabila berada di Indonesia Anda biajak mengobrol oleh warga sekitar. Mereka senang berbagi cerita tentang banyak hal. Selain itu Indonesia juga dikenal dengan bangsa yang menjunjung tinggi nilai gotong royong.

Geografi

Indonesia yang terdiri dari gugusan kepulauan memiliki daya pikat yang tak dimiliki di belahan dunia lain. Ada laut dengan limpahan biota langka dan pulau yang elok, ada gua yang unik dengan cantiknya staklaktit dan staklagmit, ada tempat terkering, ada juga tempat terbasah. Kemudian Indonesia juga memiliki gunung api yang termasuk dalam jajaran ring of fire, dan banyak hal lain yang membuat siapapun jatuh cinta dengan negara ini.

Indonesia terletak di antara dua benua yakni Benua Asia dan Benua Australia. Kemudian Indonesia juga berada di antara dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Letak yang sangat strategis ini berpengaruh terhadap sektor perekonomian karena Indonesia berada dalam persimpangan lalu lintas perdagangan dan pelayaran yang cukup ramai.

Sementara jika dilihat dari letak geologis, daerah di Indonesia bisa dibagi menjadi tiga wilayah yakni daerah dangkalan Sunda, daerah dangkalan Sahul, dan daerah antara Dangkalan Sunda dan Dangkalan Sahul. Akibat letak geologis tersebut mengakibatkan kepulauan Indonesia memiliki gunung berapi yang aktif, laut di bagian Indonesia Barat dan Timur yang dangkal sementara laut bagian Indonesia tengah termasuk laut dalam. Indonesia juga kaya akan barang tambang mineral,Indonesia termasuk daerah yang labil dan rentan mengalami gempa bumi tektonik dan vulkanik serta pegunungan di Indonesia yang merupakan rangkauan pegunungan Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik.

Pusat Informasi

Tak peelu khawatir beradai di Indonesia karena ada nomor dengan kode tertentu yang bisa siap siaga membantu Anda.

A. Nomor telepon darurat

  • Darurat = 112
  • Ambulan = 118
  • Polisi = 110
  • Pemadam Kebakaran = 113
  • SAR / Search and Rescue = 115
  • Posko Kewaspadaan Nasional = 122
  • Informasi dan perbaikan kerusakan dan gangguan telepon = 117
  • Informasi dan perbaikan kerusakan dan gangguan listrik = 123
  • Palang Merah Indonesia atau PMI = 021-4207051
  • Sentra Informasi Keracunan (Siker) = 021-4250767, 021-4227875

B. Nomor telepon layanan informasi

  • Informasi billing atau tagihan telepon = 109
  • Informasi jam atau waktu = 103
  • Informasi lokal / umum = 108
  • Informasi interlokal = 106
  • Informasi internasional = 102
  • Informasi interlokal melalui operator = 105
  • Informasi internasional melalui operator = 101 / 104
  • Informasi telemarketing = 162
  • Informasi pos dan giro = 161
  • Layanan Phonogram / Telegram via Telepon = 165

Sejarah Singkat

Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang dan selalu menarik untuk digali lebih dalam. Dimulai dari zaman kerajaan yang merupakan tonggak sejarah berdirinya Indonesia. Agama yang dianut para raja awalnya adalah Hindu yang dipengaruhi oleh budaya India yang masuk dari pintu perniagaan. Kerajaan yang cukup terkenal adalah Tarumanegara yang berjaya sekitar tahun 358 hingga 699 di tanah jawa. Kemudian kerajaan yang paling besar adalah Kerajaan Kutai sekaligus menjadi kerajaan tertua di Indonesia.

Kemudian pada abad ke-7 hingga tahun 1377 adalah masanya Kerajaan Sriwijaya yang juga memasukkan agama Buddha ke Indonesia melalui pengelana China. Pada abad ke 8 hingga 9 kerajaan Sriwijaya membangun cari Borobudur yang megah dengan corak Buddha. Pada masa kejayaannya, Sriwijaya juga menguasai daerah Jawa Tengah dan Kamboja. Pada Abad ke-13 adalah masa bangkitnya kerajaan Majapahit yang merupakan kerajaan Hindu di Jawa Timur. Majapahit berjaya di tahun 1331 hingga 1364, patih Gajah Mada berperan dalam kodifikasi hukum dan pembenntukan kebudayaan Jawa, hal ini kita lihat dalam cerita Ramayana.

Di masa yang sama ajaran agama Islam yang dibawa oleh pedagang muslim India juga mulai masuk ke Nusantara. Perkembangan agama Islam juga mengubah anutan agama kerajaan-kerajaan yang ada seperti Majapahit dan Mataram. Kerajaan-kerajaan bercorak Islam pun muncul seperti Samudera Pasai di Sumatera dan Demak di Jawa yang perlahan mengakhiri kejayaan Sriwijaya dan Majapahit.

Letak Indonesia yang strategis memungkinkan para pendatang asing untuk singgah dan akhirnya menyadari potensi alam Indonesia berupa rempah-rempah yang bagi setara dengan emas pada saat itu. Portugis adalah negara Eropa yang pertama kali datang ke Indonesia kemudian disusul oleh Spanyol yang menguasai wilayah Maluku. Indonesia juga menarik perhatian bangsa Belanda untuk turut menguasai rempah-rempah tiga abad lamanya. Kependudukan Belanda juga diperkuat dengan berdirinya kepemerintahan Hindia Belanda. Merasa selalu dirugikan dari waktu ke waktu, akhirnya bermunculanlah pemberontak-pemberontak dari seluruh wilayah Indonesia yang menginginkan kedaulatan dan bebas dari jerat penjajahan. Mereka bersatu menyuarakan persatuan negara, bangsa dan bahasa Indonesia pada 28 Oktober 1928 yang akhirnya diperingati sebagai hari sumpah pemuda.

Jepang juga tak mau ketinggalan menguasai rempah-rempah Indonesia, mereka datang pada tahun 1942 dan menyerah kepada sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Saat itu kondisi negara mereka tak stabil akibat jatuhnya bom di Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika. Keadaan ini pun dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia untuk mengumandangkan kemerdekaan lewat sebuah teks proklamasi yang dibacakan oleh Soekarno dan didampingi oleh Moh. Hatta. Kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih yang dijahit oleh Fatmawati sebagai tanda Indonesia telah bebas dari penjajahan. Kemudian terbentuklah pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Tak lama setelah itu Soekarno dan Moh Hatta ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.

Cuaca

Indonesia hanya memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Musim kemarau biasanya berlangsung dari bulan Juni sampai dengan September, sedangkan musim hujan berlangsung antara bulan Oktober hingga Mei. Indonesia juga berada dalam wilayah tropis yang membuat wilayahnya selalu disinari matahari sepanjang tahun.

Sementara cuaca di Indonesia umumnya cerah, berawan dan hujan. Jadi pastikan waktu berkunjung Anda sesuai dengan musim di Indonesia agar liburan Anda menyenangkan. Hindari pula hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri atau Natal karena kebanyakan objek wisata akan padat terutama di daerah Jawa.

Budaya

Indonesia terdiri dari ribuan suku bangsa yang melahirkan budaya serta ada-istiadat yang berbeda dan memiliki kekhasan. Perbedaan inilah yang menjadikan Indonesia begitu indah tercermin dari beragam bentuk rumah adat, pakaian daerah, senjata, dan upacara kebudayaannya. Beberapa bentuk kesenian dan kebudayaan Indonesia seperti tari saman, tari kecak, batik, angklung, wayang, dan reog ponorogo telah tersohor dan diakui dunia sebagai warisan budaya.

Kebudayaan Indonesia juga dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Cina, India, dan Arab. Misalnya saja kebudayaan India yang masuk ke Indonesia sehingga menyebabkan tersebarnya agama Hindu dan Buddha pada zaman kerajaan. Kemudian kebudayaan Arab yang dibawa para pedagang Arab yang singgah dan menyebarkan agama Islam.